Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Peresmian tersebut menegaskan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis yang telah melahirkan banyak pemimpin besar.
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jawa Barat. Peresmian ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah dalam memodernisasi fasilitas pendidikan militer guna menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)...
[DIANALISIS SECARA OTOMATIS OLEH SISTEM AI]

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jawa Barat. Peresmian ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah dalam memodernisasi fasilitas pendidikan militer guna menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan negara.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Seskoad memiliki peran krusial sebagai lembaga pendidikan tertinggi dan pusat keunggulan (center of excellence) Angkatan Darat. Lembaga ini tercatat secara historis telah melahirkan mayoritas pemimpin besar, pemikir, serta pembuat kebijakan strategis di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun di tingkat nasional.
Fokus Utama Renovasi dan Digitalisasi
Renovasi besar-besaran ini mencakup modernisasi infrastruktur yang bertujuan untuk menyelaraskan fasilitas pendidikan dengan perkembangan teknologi militer mutakhir. Dua fasilitas utama yang diperbarui meliputi:
Museum Seskoad: Mengalami revitalisasi tata pamer (lay-out) dan restorasi artefak sejarah perjuangan bangsa. Fasilitas ini kini dilengkapi dengan teknologi multimedia interaktif untuk mempermudah perwira siswa mendalami strategi dan taktik komando masa lalu.
Perpustakaan Seskoad: Transformasi total menuju sistem e-library (perpustakaan digital). Fasilitas ini menyediakan akses ke ribuan literatur militer internasional, jurnal strategi pertahanan, serta doktrin-doktrin militer terbaru yang dapat diakses secara cepat dan terintegrasi.
Tanggapan Berimbang Ketua Umum Elang Tiga Hambalang
Merespons peresmian tersebut, Ketua Umum Elang Tiga Hambalang memberikan pandangan yang positif, berimbang, sekaligus tegas terkait arah kebijakan modernisasi ini. Ia menilai langkah pembaruan fasilitas ini sudah sangat tepat, namun harus dibarengi dengan evaluasi kurikulum yang kontekstual.
”Kami mengapresiasi tinggi atensi Presiden Prabowo dalam memodernisasi infrastruktur Seskoad. Ini adalah langkah maju yang konkret. Namun, perlu kami tegaskan bahwa digitalisasi perpustakaan dan estetika museum hanyalah instrumen pendukung. Tantangan riilnya adalah bagaimana fasilitas modern ini mampu mentransformasi pola pikir para perwira siswa agar lebih adaptif terhadap perang siber (cyber warfare), ancaman asimetris, dan dinamika geopolitik kawasan yang kian cair. Modernisasi fisik harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas literasi dan ketajaman analisis strategis perwira kita,” tegas Ketua Umum Elang Tiga Hambalang.
Penegasan Strategis Pemerintah
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa modernisasi fasilitas pendidikan militer bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan investasi mutlak bagi masa depan pertahanan Indonesia.
Negara yang kuat membutuhkan perwira-perwira yang visioner, cerdas, dan adaptif terhadap dinamika global. Fasilitas perpustakaan dan museum yang modern ini adalah instrumen utama untuk mengasah intelektualitas serta jiwa korsa para calon pemimpin tersebut.
Melalui peresmian ini, Pemerintah bersama elemen strategis bangsa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Seskoad dalam mencetak perwira staf dan komando yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki keunggulan akademis dan integritas tinggi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden, didampingi oleh Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), serta jajaran petinggi militer terkait.