babinsa di sukabumi turun langsung dampingi petani, dpn elang tiga hambalang: ketahanan pangan harus dimulai dari kesejahteraan rakyat desa
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Jumat, 30 Oktober 2026 SUKABUMI, JAWA BARAT — Peran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang aktif mendampingi masyarakat pertanian di...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Jumat, 30 Oktober 2026
SUKABUMI, JAWA BARAT — Peran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang aktif mendampingi masyarakat pertanian di wilayah binaannya.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Serda Umar, Babinsa Desa Sirnamekar, Koramil 2212/Tegalbuleud, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam mendampingi kelompok tani di Kampung Tipar, Desa Sirnamekar, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada 17 Oktober 2026 dan dipublikasikan melalui kanal informasi TNI AD pada 23 Oktober 2026 tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama antara aparat kewilayahan, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Pendampingan dilakukan melalui koordinasi dengan kelompok tani untuk membantu kelancaran aktivitas pertanian serta mendorong pengelolaan lahan yang lebih optimal.
Babinsa hadir di tengah petani, ketahanan pangan menjadi perhatian bersama
Ketahanan pangan merupakan salah satu kebutuhan mendasar bangsa Indonesia. Ketersediaan bahan pangan yang cukup, terjangkau, dan berkelanjutan memiliki pengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca, biaya produksi, hingga kebutuhan sarana pertanian, kerja sama lintas sektor menjadi semakin penting.
Kehadiran Babinsa di wilayah pertanian dapat membantu memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan petugas pertanian sesuai kewenangan masing-masing.
Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan semangat petani sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
DPN Elang Tiga Hambalang: petani adalah bagian penting dari kekuatan bangsa
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang, Safrizal, melalui draf tanggapan organisasi menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Babinsa yang hadir langsung di tengah masyarakat pertanian.
Menurut pandangan organisasi, petani merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga ketahanan nasional karena hasil kerja mereka berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia.
Pembangunan sektor pertanian harus menempatkan kesejahteraan petani sebagai perhatian utama.
Ketersediaan pupuk, akses air, sarana produksi, pendampingan teknis, serta kepastian pemasaran hasil pertanian menjadi persoalan yang perlu ditangani secara terkoordinasi oleh instansi yang berwenang.
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa ketahanan pangan yang kuat harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Sekjen DPN Elang Tiga Hambalang: pengabdian Babinsa harus membawa manfaat berkelanjutan
Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, dalam draf tanggapan organisasi mempertegas pentingnya kerja sama antara Babinsa, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani.
Menurut pandangan organisasi, pendampingan pertanian tidak cukup hanya dilaksanakan melalui kegiatan sesaat, tetapi perlu memperhatikan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Keberhasilan kegiatan pendampingan juga perlu dinilai berdasarkan manfaat yang dapat dirasakan petani, termasuk kelancaran pengelolaan lahan, akses informasi pertanian, dan peningkatan produktivitas.
Peran Babinsa dalam membantu masyarakat harus tetap dilaksanakan sesuai tugas dan kewenangan, dengan menghormati keahlian penyuluh pertanian serta keputusan petani dalam mengelola lahannya.
Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan pembangunan desa
DPN Elang Tiga Hambalang menilai bahwa kegiatan pendampingan kelompok tani di Sukabumi merupakan contoh positif hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kehadiran aparat kewilayahan yang aktif berkomunikasi dengan warga dapat memperkuat semangat gotong royong sekaligus membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat.
Namun, ketahanan pangan tidak dapat dibangun oleh satu institusi saja. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.
Melalui kerja sama yang baik, pembangunan pertanian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus membuka kesempatan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.
DPN Elang Tiga Hambalang berharap kegiatan pendampingan Babinsa terus memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan TNI dengan rakyat.
Ketahanan pangan yang kuat lahir dari desa yang produktif, petani yang sejahtera, dan kerja sama seluruh elemen bangsa dalam menjaga masa depan Indonesia.
DPN ELANG TIGA HAMBALANG
Ketua Umum: Safrizal
Sekretaris Jenderal: Ganda Satria Dharma
Bersama rakyat, menjaga persatuan dan mengawal kepentingan bangsa.