tni ad bersama bpbd perkuat kesiapsiagaan bencana di bogor, dpn elang tiga hambalang: keselamatan rakyat harus menjadi prioritas, jangan menunggu bencana datang baru bergerak!
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Senin, 2 November 2026 ELANG TIGA HAMBALANG NEWS — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali memperlihatkan peran penting aparat kewilayahan dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman bencana alam. Melalui kegiatan pembentukan Kelurahan...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Senin, 2 November 2026
ELANG TIGA HAMBALANG NEWS — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali memperlihatkan peran penting aparat kewilayahan dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman bencana alam.
Melalui kegiatan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana Tahun 2026 di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, jajaran Babinsa bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan berbagai unsur masyarakat memperkuat koordinasi untuk meningkatkan kemampuan warga menghadapi keadaan darurat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Aula Kecamatan Bogor Timur, Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang.
Berdasarkan laporan resmi Kodam III/Siliwangi yang dipublikasikan melalui PPID TNI AD pada 28 Oktober 2026, kegiatan diikuti Babinsa Kelurahan Katulampa Koramil 06-03/Bogor Timur Kodim 0606/Kota Bogor, Kopka Dede Hendra, bersama Babinsa Kelurahan Tajur, Sertu Sandi Yudha.
Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur BPBD Kota Bogor, Basarnas, Bhabinkamtibmas, pemerintah kecamatan, dan perwakilan masyarakat.
Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Elang Tiga Hambalang memberikan apresiasi terhadap keterlibatan TNI AD dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Organisasi menilai bahwa perlindungan keselamatan rakyat harus menjadi bagian utama pembangunan nasional, terutama di daerah yang menghadapi risiko banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan bencana lainnya.
keselamatan masyarakat harus dipersiapkan sebelum bencana terjadi
Indonesia memiliki kondisi geografis yang menyebabkan berbagai wilayah menghadapi risiko bencana alam.
Banjir, tanah longsor, gempa bumi, dan cuaca ekstrem merupakan sejumlah ancaman yang memerlukan kesiapan masyarakat serta koordinasi antarlembaga.
Kesiapsiagaan tidak cukup hanya dilakukan ketika keadaan darurat telah terjadi.
Pemerintah dan masyarakat perlu membangun kemampuan menghadapi risiko melalui pendidikan kebencanaan, pemetaan kerawanan, dan penguatan koordinasi.
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kegiatan semacam ini dapat membantu warga memahami risiko di lingkungan tempat tinggal sekaligus mengetahui prosedur keselamatan yang perlu diterapkan ketika menghadapi keadaan darurat.
babinsa bersama bpbd memperkuat kesiapan warga bogor timur
Dalam kegiatan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana, para peserta memperoleh pembekalan mengenai pentingnya kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Berdasarkan laporan TNI AD, kegiatan tersebut mencakup penguatan kesadaran terhadap kerentanan bencana, kesiapan respons darurat, koordinasi jalur evakuasi, serta pemanfaatan fasilitas penanganan bencana.
Pendataan warga terdampak dan pelaporan korban juga menjadi bagian dari materi kegiatan.
Kehadiran Babinsa menunjukkan pentingnya keterlibatan aparat kewilayahan dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
DPN Elang Tiga Hambalang menilai bahwa koordinasi antara TNI, BPBD, Basarnas, kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan unsur penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan.
Setiap lembaga memiliki tugas dan kewenangan masing-masing yang perlu dijalankan secara terpadu.
safrizal: negara harus hadir melindungi rakyat sebelum dan sesudah bencana
Ketua Umum DPN Elang Tiga Hambalang, SAFRIZAL, menegaskan pandangan organisasi bahwa keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab penting negara.
Perlindungan rakyat tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika bencana telah menimbulkan kerusakan dan kerugian.
Upaya pencegahan, kesiapsiagaan, serta peningkatan kemampuan masyarakat harus mendapatkan perhatian yang sama seriusnya.
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa setiap daerah perlu memperkuat sistem informasi kebencanaan dan memastikan masyarakat mengetahui risiko yang mungkin dihadapi.
Pemerintah daerah juga perlu memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan tambahan dalam keadaan darurat, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Keselamatan warga harus menjadi ukuran penting keberhasilan kebijakan penanggulangan bencana.
ganda satria dharma: kesiapsiagaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial
Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang, GANDA SATRIA DHARMA, mempertegas pentingnya kesinambungan program kesiapsiagaan bencana.
Menurut pandangan organisasi, pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana perlu diikuti dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Program kesiapsiagaan harus memastikan warga memahami informasi dasar mengenai potensi bahaya, jalur evakuasi, dan mekanisme memperoleh bantuan.
Koordinasi antarlembaga juga perlu diperkuat agar informasi mengenai keadaan darurat dapat disampaikan secara cepat dan jelas.
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa kesiapsiagaan merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Kegiatan pelatihan dan evaluasi berkala dapat membantu meningkatkan kemampuan warga serta memperbaiki kekurangan yang ditemukan.
bogor memerlukan perhatian serius terhadap risiko bencana
Wilayah Bogor memiliki kondisi geografis dan curah hujan yang memerlukan perhatian terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Pertumbuhan permukiman dan aktivitas masyarakat juga perlu disertai pengelolaan lingkungan yang baik.
Kondisi saluran air, kebersihan lingkungan, serta pemanfaatan ruang merupakan sejumlah faktor yang dapat memengaruhi risiko banjir dan genangan.
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa upaya pengurangan risiko bencana harus melibatkan pemerintah dan masyarakat.
Perencanaan pembangunan perlu memperhatikan kondisi lingkungan serta informasi kebencanaan yang tersedia.
Masyarakat juga perlu memperoleh akses terhadap informasi peringatan dini yang mudah dipahami.
tni bersama rakyat membangun kepedulian dan kesiapsiagaan
Babinsa memiliki peran dalam membangun komunikasi sosial dan hubungan baik dengan masyarakat di wilayah binaan.
Keterlibatan dalam kegiatan kesiapsiagaan bencana merupakan salah satu bentuk kerja sama aparat kewilayahan dengan instansi yang memiliki kewenangan penanggulangan bencana.
DPN Elang Tiga Hambalang memberikan apresiasi terhadap Kopka Dede Hendra, Sertu Sandi Yudha, dan seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana di Bogor Timur.
Organisasi berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat pengetahuan masyarakat mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan.
Kegiatan yang melibatkan warga juga dapat membangun semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
perlindungan kelompok rentan harus menjadi perhatian
Dalam keadaan darurat, kebutuhan setiap warga dapat berbeda.
Anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan memerlukan perhatian dalam perencanaan penanggulangan bencana.
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa penyusunan program kesiapsiagaan harus memperhatikan kebutuhan seluruh kelompok masyarakat.
Informasi keselamatan perlu disampaikan secara jelas dan mudah diakses.
Perencanaan evakuasi juga harus mempertimbangkan kondisi lingkungan dan kemampuan masyarakat.
Dengan demikian, upaya perlindungan dapat menjangkau warga secara lebih merata.
dpn elang tiga hambalang: jangan menunggu bencana datang untuk menyelamatkan rakyat
DPN Elang Tiga Hambalang memberikan apresiasi terhadap langkah TNI AD bersama BPBD Kota Bogor, Basarnas, kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana.
Kegiatan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana menjadi contoh pentingnya kerja sama dalam menghadapi risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.
Organisasi menegaskan bahwa penanggulangan bencana harus memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan dan kesiapsiagaan.
Pemerintah daerah perlu memastikan program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata serta dapat diterapkan sesuai kondisi masing-masing wilayah.
DPN Elang Tiga Hambalang berharap kegiatan serupa terus dikembangkan di berbagai daerah Indonesia.
Keselamatan rakyat tidak boleh menunggu datangnya bencana. Negara yang kuat adalah negara yang mampu mempersiapkan masyarakat, mengurangi risiko, melindungi kehidupan warga, dan menghadirkan pertolongan ketika dibutuhkan.
DEWAN PIMPINAN NASIONAL ELANG TIGA HAMBALANG
Ketua Umum: SAFRIZAL
Sekretaris Jenderal: GANDA SATRIA DHARMA
Bersama rakyat, menjaga persatuan dan mengawal kepentingan bangsa.