Babinsa dan masyarakat perlu perkuat kesiapsiagaan menghadapi banjir, DPN Elang Tiga Hambalang: Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Jumat, 16 Oktober 2026 Hambalang — Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian, koordinasi, dan tindakan nyata. Di berbagai wilayah Indonesia, ancaman banjir dan cuaca ekstrem menjadi pengingat pentingnya memperkuat upaya...
(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)
Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Jumat, 16 Oktober 2026
Hambalang — Kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian, koordinasi, dan tindakan nyata. Di berbagai wilayah Indonesia, ancaman banjir dan cuaca ekstrem menjadi pengingat pentingnya memperkuat upaya pencegahan serta kesiapan masyarakat.
Dalam situasi tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI Angkatan Darat memiliki peran kewilayahan yang dapat membantu memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi penanggulangan bencana.
Kedekatan Babinsa dengan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kesadaran terhadap risiko bencana, terutama di lingkungan permukiman yang memiliki kerentanan terhadap genangan dan banjir.
Namun, kesiapsiagaan bencana tidak dapat hanya mengandalkan kegiatan kerja bakti atau pengawasan lingkungan. Diperlukan pemetaan daerah rawan, pemeliharaan saluran air, penyampaian informasi peringatan dini, serta kesiapan jalur evakuasi dan tempat perlindungan yang aman.
Kerja sama antara pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi faktor penting agar langkah pencegahan serta penanganan darurat dapat berjalan dengan baik.
Safrizal: Keselamatan masyarakat tidak boleh menunggu sampai bencana terjadi
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang, Safrizal, dalam rancangan tanggapan kelembagaannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan masyarakat.
Safrizal menilai bahwa keselamatan rakyat harus menjadi perhatian utama dalam setiap upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dapat membantu memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait.
Ia memandang bahwa langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini, terutama melalui pemeliharaan lingkungan, peningkatan kesadaran warga, dan penyampaian informasi mengenai potensi risiko.
“Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas. Kesiapsiagaan yang baik dapat membantu mengurangi risiko ketika bencana terjadi.”
Safrizal juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pengendalian banjir, drainase, dan perlindungan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Ganda Satria Dharma: Koordinasi harus berjalan sebelum keadaan darurat
Sekretaris Jenderal DPN Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, mempertegas pentingnya koordinasi antarlembaga dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat.
Ganda menilai bahwa upaya pengurangan risiko bencana memerlukan pembagian tugas yang jelas antara pemerintah daerah, BPBD, aparat kewilayahan, dan unsur masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh informasi yang mudah dipahami mengenai langkah keselamatan, jalur evakuasi, serta tempat yang dapat dituju ketika kondisi darurat terjadi.
Ganda juga menekankan bahwa perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang membutuhkan bantuan tambahan ketika terjadi bencana.
Ia berharap komunikasi antara Babinsa dan masyarakat dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kesiapan lingkungan, dengan tetap mengutamakan arahan instansi penanggulangan bencana yang berwenang.
DPN Elang Tiga Hambalang: Pencegahan bencana merupakan bagian dari perlindungan rakyat
DPN Elang Tiga Hambalang memandang bahwa kesiapsiagaan menghadapi banjir dan cuaca ekstrem merupakan bagian penting dari upaya melindungi masyarakat.
Peran Babinsa dalam memperkuat komunikasi sosial dapat membantu membangun kepedulian warga terhadap keselamatan lingkungan.
DPN Elang Tiga Hambalang menekankan bahwa upaya pencegahan harus didukung oleh infrastruktur yang memadai, informasi yang akurat, koordinasi yang efektif, dan keterlibatan masyarakat.
Kesiapsiagaan yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu mengurangi dampak bencana serta memperkuat ketahanan masyarakat desa.
“TNI bersama rakyat, memperkuat kesiapsiagaan, menjaga keselamatan masyarakat, dan membangun desa yang lebih tangguh menghadapi bencana.”
Dewan Pimpinan Nasional Elang Tiga Hambalang
Ketua Umum: Safrizal
Sekretaris Jenderal: Ganda Satria Dharma
Penerbitan: Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Tanggal: Jumat, 16 Oktober 2026
Kategori: TNI Angkatan Darat — Babinsa dan kesiapsiagaan bencana.