SUBSCRIBE
Logo

ELANG 3

MILITARY NEWS
LATEST INTEL

Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Kab. Puncak

UKURAN TEKS
INTEL SUMMARY (AI) CLASSIFIED

Elangtigamilitarynews. Papua - Di balik kabut tebal yang menyelimuti pegunungan Papua, prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema menuntaskan misi kemanusiaan yang penuh risiko. Menembus cuaca yang tidak menentu, suhu pegunungan yang menusuk, serta medan terjal yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki, para prajurit berhasil...

[DIANALISIS SECARA OTOMATIS OLEH SISTEM AI]

Elangtigamilitarynews. Papua – Di balik kabut tebal yang menyelimuti pegunungan Papua, prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema menuntaskan misi kemanusiaan yang penuh risiko. Menembus cuaca yang tidak menentu, suhu pegunungan yang menusuk,

serta medan terjal yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki, para prajurit berhasil mendistribusikan 2 ton bantuan logistik bagi masyarakat di Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, Kabupaten Puncak, Sabtu (1/8/2026).

Keterbatasan lokasi pendaratan pesawat mengharuskan bantuan diturunkan di titik yang berjarak 120 Kilometer dari sejumlah distrik yang dituju. Dari lokasi pendaratan pesawat, prajurit TNI harus memikul seluruh logistik melintasi lereng-lereng curam, lembah, sungai, dan jalur pegunungan untuk dapat mencapai titik tujuan di ketiga distrik tersebut.

Selama proses perjalanan para prajurit dihadapkan pada kabut, hujan, suhu rendah yang mencapai -3 derajat celcius, mengharuskan membangun tempat peristirahatan sementara di sekitaran lereng gunung dan hutan.

Setelah 12 hari perjalanan yang ditempuh dan mencapai ketiga distrik, bantuan akhirnya dapat disalurkan meliputi beras, paket sembako, mi instan, gula, susu bergizi untuk bayi dan anak-anak,

Serta obat-obatan. Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, S.I.P., mengatakan keberhasilan misi tersebut merupakan bukti nyata bahwa negara tetap hadir bagi masyarakat, sekalipun harus menghadapi tantangan alam yang sangat berat.

Sementara itu, Kepala Distrik Lambewi, Lanius Wenda, S.Sos., mewakili masyarakat Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi, mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan karena telah mengalami kekeringan dan kelangkaan pangan sejak Juni 2026 akibat cuaca ekstrem yang berkepanjangan sehingga hasil panen menurun dan persediaan bahan makanan semakin menipis.

#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045